Sejumlah menteri mulai menggunakan Maung Garuda sebagai mobil dinas. AHY berharap penggunaan kendaraan buatan Pindad itu membantu pengembangan industri otomotif dalam negeri.

KOSONGSATU.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengatakan penggunaan Maung Garuda oleh pejabat pemerintah merupakan bagian dari upaya mempromosikan industri dalam negeri.

Pernyataan itu disampaikan di Kantor Badan Kepegawaian Negara, Jakarta, Selasa, 6 Oktober 2026. AHY mengaku pertama kali memakai kendaraan tersebut untuk menghadiri peringatan HUT ke-81 TNI di Cilangkap sehari sebelumnya.

Menurutnya, pengembangan industri otomotif nasional menghadapi persaingan dengan produsen dunia yang sudah memiliki teknologi lebih maju. Namun, ia menilai Indonesia mempunyai tenaga ahli dan kemampuan untuk memulainya.

“Mudah-mudahan tentu secara bertahap kalau berbicara kualitas akan terus meningkat seiring dengan semakin banyak yang menggunakan produk-produk dalam negeri,” kata AHY.

Penggunaan Maung oleh anggota kabinet mulai terlihat pada Senin, 5 Oktober 2026. Kendaraan putih itu mengantar sejumlah menteri ke Mabes TNI dan kemudian ke Kompleks Istana Kepresidenan.

Pengiriman Masih Bertahap

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kendaraan tersebut baru diberikan kepada sebagian menteri koordinator dan kepala lembaga. Ia memperkirakan jumlahnya sekitar 18 unit.

“Sudah pakai Maung, baru hari ini. Baru sebagian, baru menko dulu,” kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin, 5 Oktober 2026.

Airlangga menyebut pengadaan telah dilakukan tahun ini, sementara pengirimannya masih terbatas. Menurut keterangannya, seluruh menteri ditargetkan dapat menggunakan Maung pada akhir Oktober 2026.

Ketika ditanya mengenai nilai anggaran pengadaan, ia mengarahkan pertanyaan kepada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Airlangga mengatakan biaya sudah dibayar, tetapi tidak menyebut nominalnya.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar juga mengumumkan penggunaan Maung melalui Instagram pada 5 Oktober 2026. Ia menyebut kendaraan itu sebagai bukti kemampuan Indonesia merancang dan merakit produk sendiri.

Varian Menteri dan Presiden

Pindad menyebut kendaraan yang digunakan sejumlah menteri pada peringatan HUT TNI sebagai kendaraan operasional MV3 Garuda VVIP. Presiden Prabowo Subianto menggunakan MV3 Garuda Limousine VVIP.

Pembedaan ini penting karena spesifikasi yang diumumkan Pindad untuk kendaraan kepresidenan belum dapat dianggap berlaku seluruhnya pada mobil menteri.

Dalam keterangan peluncuran pada 2024, Pindad menyebut Garuda Limousine kepresidenan berbobot 2,95 ton, dengan panjang sekitar 5,05 meter, lebar 2,06 meter, dan tinggi 1,87 meter.

Mesinnya menghasilkan 202 PS atau sekitar 199 tenaga kuda, menggunakan transmisi otomatis delapan percepatan, serta memiliki kecepatan maksimum 100 kilometer per jam.

Varian kepresidenan dilengkapi pelindung komposit, kaca antipeluru, dan ban yang tetap dapat digunakan ketika bocor. Kelengkapan yang sama pada setiap unit untuk menteri belum terkonfirmasi dalam sumber resmi yang diperiksa.

Pindad juga menjelaskan bahwa pengembangan kendaraan dilakukan di Indonesia, sementara komponen yang belum tersedia di dalam negeri, termasuk mesin dan transmisi, diperoleh melalui kerja sama dengan mitra global.***