
Polarisasi Geografis dan Tantangan Gen Z
Satu pola yang tetap konsisten dari tahun 2025 hingga awal 2026 adalah dominasi dukungan dari wilayah Indonesia Timur. Kawasan Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku-Papua secara konsisten memberikan rapor hijau di atas 90 persen.
Hal ini dipicu oleh persepsi positif terhadap keberlanjutan pembangunan infrastruktur dan hilirisasi yang berpusat di luar Jawa.
Namun, pemerintah masih menghadapi tantangan besar pada kelompok Generasi Z. Dengan tingkat kepuasan 76,88 persen—paling rendah dibanding generasi lainnya—kelompok ini menjadi alarm bagi kebijakan sektor lapangan kerja. Dibandingkan data Oktober 2025, sikap kritis Gen Z meningkat seiring dengan tingginya ekspektasi terhadap upah layak dan akses hunian terjangkau.
Direktur Indekstat, Ali Mahmudin, mencatat bahwa meski optimisme secara umum luas, kelompok muda tetap menjadi segmen yang paling sensitif terhadap isu ekonomi mikro.
Strategi pemerintah dalam menjaga harga kebutuhan pokok akan menjadi kunci untuk mempertahankan atau meningkatkan angka kepuasan ini di sisa tahun 2026.***




Tinggalkan Balasan