​Porsi anggaran tersebut juga dialokasikan untuk memoles fasilitas fisik melalui pembangunan sekolah unggulan terintegrasi tingkat SMA dan Sekolah Rakyat. Percepatan revitalisasi gedung sekolah serta madrasah yang rusak turut menjadi salah satu prioritas utama pemerintah tahun depan.

​Harapan yang Belum Padam

​Ihwal pemanfaatan lainnya, anggaran pendidikan 2027 turut disalurkan untuk program pendorong gizi siswa melalui Makan Bergizi Gratis (MBG). Dana ini juga ditujukan bagi pemenuhan hak pendidikan dasar secara bertahap, selektif, dan afirmatif di seluruh penjuru negeri.

​Di tengah deretan program triliunan rupiah tersebut, wacana penambahan penghasilan bagi para pendidik di lapangan justru belum masuk dalam plot awal. Namun, Purbaya menjelaskan fleksibilitas anggaran tetap memungkinkan perubahan prioritas di tengah jalan jika penerimaan negara terbukti memadai.

​”Kan bisa saja sambil berjalannya waktu nanti kalau memang pemerintah punya uang lebih dan memang dibutuhkan, kita bisa tambah juga. Tapi sekarang belum direncanakan,” tutur Purbaya.***