Riset etnosains yang diterbitkan dalam jurnal UGM (2024) bahkan menemukan bahwa Pranata Mangsa memiliki tingkat keakuratan 83,3% ketika diuji terhadap data iklim BMKG tahun 2023. Sistem ini bukan mitos—ia adalah meteorologi berbasis observasi jangka panjang.
Terancam, Terlupakan
Namun tradisi ini kini berada di ambang kepunahan. Nafsu eksploitasi dan alih fungsi lahan hutan menjadi kawasan urban memutus rantai transmisi pengetahuan ini dari generasi ke generasi. Dari penelitian Surono, Brubuh kini hanya masih diterapkan di segelintir wilayah: desa-desa sekitar Kecamatan Bayat, Klaten, dan Dusun Bragasan, Trihanggo, Sleman.
Menghidupkan kembali filosofi Brubuh bukan nostalgia. Di era krisis iklim, ini adalah pilihan strategis: mengadopsi prinsip keberlanjutan yang telah terbukti selama berabad-abad agar bumi tetap layak huni bagi generasi mendatang. Mulailah dari mengenalnya—sebelum pengetahuan ini benar-benar musnah. ***
Rujukan Utama:
- (2015). Pemaparan Hasil Penelitian Sistem Penebangan Tradisional Brubuh. Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. (Pernyataan pers/wawancara di kampus UGM, Kamis, 5 Februari).



Tinggalkan Balasan