Taruno Hidayat ditemukan hari ke-13 pencarian dan dimakamkan 26 September. Adiknya, Tihwin Nuryanto, teridentifikasi DVI 28 September dan dimakamkan sehari kemudian di Desa Kare, Madiun.

KOSONGSATU.ID – Dua bersaudara asal Desa Kare, Kabupaten Madiun, Taruno Hidayat dan Tihwin Nuryanto, telah dipulangkan dan dimakamkan setelah menjadi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa.

Taruno, 46 tahun, ditemukan tim pencarian di perairan Masalembo pada Jumat, 25 September 2026, 13 hari setelah dinyatakan hilang. Tim Disaster Victim Identification Polda Kalimantan Selatan mengeluarkan nota identitas berdasarkan pakaian dan keterangan keluarga.

Jenazah diterbangkan dari Banjarmasin ke Bandara Juanda, lalu tiba di Madiun pada Sabtu, 26 September. Ia disalatkan di Masjid Baitul Muttaqin dan dimakamkan di TPU Dusun Seweru, Desa Kare.

Taruno guru PPPK di SDN 6 Kare dan anggota Badan Permusyawaratan Desa. Ia meninggalkan istri dan tiga anak.

Adik Menyusul Dua Hari Kemudian

Tihwin Nuryanto, 43 tahun, masuk daftar 16 jenazah yang diidentifikasi DVI Polda Kalimantan Selatan bersama Mabes Polri pada Senin, 28 September. Jenazah tiba di Madiun dan dimakamkan di TPU yang sama pada Selasa, 29 September.

Keduanya berangkat dari Madiun Kamis, 10 September, membawa sayuran dengan mobil pikap menuju Kalimantan, setelah ajakan warga Desa Morang yang tinggal di Palangka Raya.

Manifes KM Virgo Transport 8 mencatat 243 orang. Hingga Senin, 28 September, 179 orang ditemukan: 108 selamat dan 71 meninggal, sementara 64 masih dicari. Pada 29 September, pemberitaan Kompas mencatat tiga jenazah lagi dievakuasi dari bangkai kapal sehingga jumlah meninggal menjadi 74.

Hingga 28 September, RS Bhayangkara Banjarmasin menerima 70 jenazah dan 41 di antaranya teridentifikasi.***