Polisi membantah isu adanya aliran sesat yang terekam dalam video ritual di puncak Lawu. Rombongan ternyata jamaah NU Purwodadi yang rutin berziarah tiap 11 Suro selama 14 tahun.
KOSONGSATU.ID—Sebuah video pendek memperlihatkan puluhan orang berpakaian putih di sekitar tugu puncak Gunung Lawu. Mereka tampak duduk dan berdoa. Video itu kemudian viral dan memicu spekulasi liar.
Banyak netizen menyebut kegiatan itu sebagai ritual mencurigakan. Namun polisi segera memberi klarifikasi.
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menyatakan video tersebut asli dan terjadi di Lawu. Pihaknya sudah mengonfirmasi ke pengelola kawasan dan Perhutani.
Menurut Erik, rombongan dalam video adalah jemaah Nahdlatul Ulama (NU) dari Purwodadi, Jawa Tengah. Mereka mendaki lewat jalur Cemoro Sewu dan melakukan ziarah tahunan pada 11 Suro.
“Mereka sekitar 100 orang. Ini ritual rutin dan sudah dilakukan 14 kali. Tujuannya ziarah ke makam Sunan Lawu,” jelasnya.
Erik menegaskan bahwa kegiatan itu tidak menyimpang dari ajaran Islam. Doa yang dibacakan adalah bentuk pengajian dan tawasulan.
“Mereka bukan aliran sesat. Doanya sesuai syariat,” tegas Erik.*




Tinggalkan Balasan