Presiden Prabowo dipastikan ikuti penetapan waktu Amerika Serikat untuk awal puasa.
KOSONGSATU.ID–Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadapi situasi unik dalam mengawali Ramadhan 1447 H tahun ini. Ia harus menjalani ibadah puasa jauh dari Tanah Air karena tugas negara.
Prabowo terkonfirmasi telah tiba di Washington D.C. pada Selasa, 17 Februari 2026, waktu setempat. Agenda utamanya adalah pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Namun, perhatian publik tersita pada momentum penetapan awal puasa. Ada potensi perbedaan penetapan 1 Ramadhan antara Indonesia dan Amerika Serikat tahun ini.
Di Indonesia, posisi hilal pada Selasa petang (17/2/2026) belum memenuhi kriteria visibilitas MABIMS. Akibatnya, Pemerintah RI menetapkan awal puasa jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Sementara itu, di belahan bumi barat seperti Amerika Serikat, posisi hilal bisa saja sudah terlihat lebih jelas atau memenuhi syarat hisab setempat.
Jika otoritas Islam di Amerika Utara seperti ISNA menetapkan awal puasa jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, maka Presiden Prabowo akan mengikuti ketetapan tersebut.
Ini berarti, Presiden bisa saja berpuasa “bareng” dengan warga Muhammadiyah di Indonesia, meskipun pemerintahannya di Jakarta baru berpuasa keesokan harinya.
Tak Melanggar Protokol
Situasi ini sepenuhnya dibenarkan, baik secara agama maupun protokol kenegaraan. Dalam hukum Islam, seseorang wajib berpuasa mengikuti rukyatul hilal di negeri tempat ia berpijak saat itu.
Tidak ada kewajiban bagi Presiden Prabowo untuk menunggu keputusan Sidang Isbat di Jakarta. Justru, akan menyalahi syariat jika beliau berada di AS namun memaksakan diri mengikuti waktu Indonesia.
Presiden Prabowo akan menjalani sahur dan berbuka sesuai pergerakan matahari di Washington D.C. Durasi puasanya pun akan menyesuaikan musim yang sedang berlangsung di sana.
Perbedaan ini tidak memiliki implikasi politis apa pun. Narasi yang menyebutkan presiden “berbeda haluan” dengan pemerintah pusat adalah tidak tepat.





Tinggalkan Balasan