Jauh sebelum psikologi modern lahir, Imam al-Ghazali telah merumuskan cetak biru kecerdasan manusia yang jika dibedah hari ini, bekerja persis layaknya sistem komputasi digital.
KOSONGSATU.ID — Pada artikel sebelumnya, kita telah mengulas mengapa Imam al-Ghazali menyebut akal atau mata batin jauh lebih valid dalam melihat kebenaran ketimbang mata lahir kita yang mudah tertipu oleh ilusi visual. Namun, pernahkah Anda penasaran bagaimana sebenarnya cara kerja mesin berpikir dan kesadaran manusia itu beroperasi dari tingkat yang paling dasar hingga mencapai puncaknya?
Jauh sebelum psikologi modern memetakan kognisi manusia, Al-Ghazali dalam kitab Misykatul Anwar telah merumuskan kerangka kerja yang luar biasa mengenai hierarki jiwa (Maratibul Wujud). Menariknya, beliau membedah sistem operasi jiwa ini dengan menakwilkan simbol-simbol lampu yang tertuang dalam Surat Al-Nur ayat 35.
Jika dianalogikan dengan perangkat teknologi masa kini, tingkatan jiwa manusia dalam menyerap pengetahuan terbagi menjadi lima kompartemen logis. Lapisan terdasar dimulai oleh Ar-Ruhul Hasasu atau Roh Pancaindra yang berfungsi sebagai perangkat keras penangkap sinyal mentah. Dalam Surat Al-Nur, tingkat ini dilambangkan sebagai misykat atau ceruk tempat menaruh lampu.
Membedah struktur kognisi berbasis spiritual ini bukan sekadar romantisasi sejarah keilmuan Islam, melainkan sebuah instrumen penting untuk melakukan audit kesadaran pada masa kini. Integrasi pemikiran Al-Ghazali memperlihatkan bahwa lompatan kecerdasan manusia sangat ditentukan oleh sejauh mana ia mampu mengaktifkan tingkat pemrosesan data yang lebih tinggi.
Tubuh — Roh pancaindra bekerja layaknya sensor kamera atau mikrofon pada ponsel pintar Anda. Tugasnya murni merekam dan menangkap stimulus mentah dari dunia luar tanpa kemampuan untuk menganalisisnya lebih dalam.
Di atasnya, ada Ar-Ruhul Khayali atau Roh Imajinasi yang bertugas menyimpan data rekaman tersebut agar tidak langsung lenyap ketika objek fisiknya sudah hilang, dilambangkan sebagai zujajah atau tabung kaca bening.



Tinggalkan Balasan