Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo di lereng Gunung Arjuno dan Welirang, Jawa Timur. Otoritas menutup jalur pendakian untuk melindungi pengunjung dan mendukung upaya pemadaman.
KOSONGSATU.ID – Kebakaran dilaporkan mulai terlihat pada Kamis sore, 15 Oktober 2026. Api masih berkobar pada Jumat malam. Data sementara memperkirakan lebih dari 334 hektare lahan terbakar.
Kepala Resort 03 Pasuruan Tahura Raden Soerjo, Dhimas Caraka, mengatakan titik api terpantau di Blok Gumandar, sekitar 2.100 meter di atas permukaan laut. Kebakaran juga dilaporkan terjadi di kawasan Gunung Ringgit dan Bukit Nogo.
Tim gabungan dikerahkan untuk memadamkan api. Medan yang terjal dan sulit dijangkau kendaraan membuat petugas melakukan pemadaman secara manual, termasuk dengan membuat sekat bakar.
Jalur Pendakian Ditutup
Otoritas Tahura Raden Soerjo menutup jalur pendakian Gunung Arjuno, Welirang, dan Bukit Cendono mulai Sabtu, 17 Oktober 2026. Penutupan juga mencakup kegiatan wisata alam di kawasan tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno, mengatakan tim Tahura dan BPBD bergerak menuju lokasi untuk membantu penanganan kebakaran.
Asap dan titik api terlihat dari sejumlah wilayah, termasuk permukiman di Pandaan dan ruas Tol Malang. Kepala Desa Jatiarjo, Muhammad Hudan Dardiri, mengatakan relawan pemadam kebakaran desa turut naik ke Bukit Nogo untuk membantu upaya pemadaman.
Penanganan kebakaran di Arjuno berlangsung bersamaan dengan upaya pemadaman kebakaran di Gunung Bromo. Kondisi lahan setelah kebakaran perlu dipantau, terutama saat memasuki musim hujan, karena kawasan yang terbakar dapat menghadapi risiko erosi dan longsor.***



Tinggalkan Balasan